Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Oktober 2011

Kaki Sempurna Tanpa Varises


Varises merupakan salah satu musuh wanita. Penampakannya yang tidak diinginkan berupa tonjolan biru yang berbelok-belok sangat mengganggu penampilan. Khususnya, bagi wanita yang dalam kesehariannya sering menggunakan rok atau celana pendek, hal ini akan merusak rasa percaya diri. Selain merusak penampilan, varises juga menimbulkan gejala yang mengganggu. Bagaimana mencegah dan solusi penyembuhan untuk varises?

Apa itu Varises?
Kaki indah tanpa varisesVarises terjadi sewaktu katup-katup pembuluh darah bocor. Penyebab katup pembuluh darah bocor karena predisposisi genetik atau karena berat badan seseorang terlalu berat, atau penyebab lainnya saat seorang wanita sedang hamil dan perutnya mulai membesar. Penyebab lain karena berdiri dalam waktu yang lama. Sewaktu katup-katup ini gagal, darah membentuk kolam di bawah mereka, menyebabkan pembuluh darah balik atau vena membengkak atau menonjol dan menjadi apa yang kita kenal sebagai varises.

Varises terjadi karena adanya pelebaran dan kurangnya keelastisan pada pembuluh darah balik atau pembuluh darah vena yang berfungsi membawa darah yang kotor dari seluruh tubuh kembali ke jantung. Pelebaran pembuluh darah ini biasanya disebabkan karena adanya kelainan pada katup jantung sehingga darah tidak dapat mengalir ke jantung dan akibatnya terkumpul pada pembuluh darah dan membentuk tonjolan.

Pembuluh darah yang terlihat menonjol merupakan hal yang tampak pada penderita varises yang biasa muncul di betis walaupun sebenarnya hal ini bisa muncul di mana saja. Misalnya di anus yang juga dapat menyebabkan wasir.


Penyebab Varises
Sebagian besar penyebab varises dikarenakan faktor keturunan atau faktor genetik. Faktor keturunan adalah dinding pembuluh darah dan katup yang tidak sempurna. Faktor genetik ini agak sulit disembuhkan. Hormon yang ada pada wanita juga dapat menyebabkan timbulnya varises, itulah sebabnya sebagian besar varises dialami oleh wanita. Pada wanita hamil, resiko ini semakin bertambah karena adanya penambahan hormon pada masa tersebut. Hormon wanita juga dapat dipicu karena mengkonsumsi pil kontrasepsi.

Tidak hanya karena faktor gen, hal lain yang menyebabkan terjadinya varises antara lain kebiasaan, gaya hidup dan aktivitas sehari-hari dapat menyebabkan timbulnya varises. Berat badan yang berlebih, berdiri terlalu lama, jarang berolahraga dan merokok dapat memicu terjadinya varies.

Selain mengganggu penampilan, varises juga menimbulkan rasa tidak nyaman. Misalnya cepat lelah, terasa berat, rasa nyeri, dan pada beberapa kasus dapat menyebabkan kram pada malam hari.


Mencegah Varises
Posisi kaki saat tidurJika Anda mengalami varises atau memiliki keturunan keluarga yang menderita varises, Anda dapat melakkukan cara-cara berikut untuk mencegah timbulnya varises sekaligus mengurangi keluhan akibat varises:

1. Jaga berat badan tetap ideal
Berat badan yang belebih dapat membuat kaki menahan beban yang berat sehingga beresiko mengalami varises.

2. Jangan berdiri dan duduk diam lterlalu lama.
Berdiri terlalu lama dapat menyebabkan pelebaran pada pembuluh darah. Begitu juga jika duduk terlalu lama, sebaiknya diselingi dengan berjalan kaki.

3. Gunakan kaos kaki
Jika Anda memiliki gen penyebab varises, sebaiknya gunakan kaos kaki elastis, jika mungkin, pakailah kaus kaki panjang yang mencapai lutut. Penggunaan kaos kaki khususnya diperlukan saat berada di ketinggian seperti saat berjalan-jalan di pegunungan atau saat naik pesawat.

4. Hindari pakaian dalam yang terlalu ketat
Pakaian yang terlalu ketat dapat menghambat sirkulasi darah ke jantung.

5. Lakukan olahraga yang sesuai
Olahraga ringan seperti berjalan, jogging atau bersepeda dapat menguatkan dinding pembuluh darah vena dan melancarkan peredaran darah. Sedangkan, olahraga yang menyebabkan kontraksi otot yang mendadak dan berat seperti angkat beban sebaiknya dihindari.

6. Konsumsi vitamin C
Vitamin C sangat bermanfaat untuk menguatkan dinding pembuluh darah, maka konsumsi yang cukup dapat mencegah pelebaran pembuluh darah.

7. Letakkan posisi kaki lebih tinggi pada saat tidur
Agar darah dapat lebih lancar menuju jantung, saat tidur bisa meletakkan kaki diatas bantal atau ditempelkan di dinding dengan posisi lebih tinggi dari kepala. Hal ini khususnya dapat dilakukan jika telah terjadi pembengkakan akibat pembuluh darah yang menonjol.


Mengobati Varises
Pengobatan dan teknik penyembuhan varises ada beberapa macam. Misalnya dengan beberapa cara berikut ini:

1. Mengkonsumsi suplemen yang dapat menguatkan dinding pembuluh darah dan keelastisannya.
2. Menggunakan kaos kaki elastis sampai paha yang dapat membantu menekan pembuluh vena.
3. Sclerotherapy yaitu memasukkan sejenis larutan garam ke dalam pembuluh darah yang mengalami pelebaran.
4. Endovenous Laser Therapy yaitu mengobati varises dengan cara memasukkan kawat ke dalam pembuluh darah. Kawat dimasukkan dari lutut sampai selangkangan kemudian dilakukan pemanasan.
5. Pembedahan yang biasa dilakukan untuk kasus yang sudah parah.

Varises memang merupakan masalah bagi wanita karena mayoritas kasusnya menimpa wanita. Tetapi, bukan berarti hal ini tidak bisa dicegah, bahkan jika varises disebabkan oleh faktor keturunan. Dengan konsumsi makanan yang baik dan gaya hidup yang benar, Anda dapat mencegah varises muncul pada tubuh Anda.

Sumber

Lakukan Sebelum Membeli Sepatu


Sepatu sebagai pelengkap penampilan telah berkembang layaknya perkembangan model busana. Fungsinya tidak lagi hanya sebatas sebagai alas kaki yang melindungi kaki. Model, warna dan variasi lainnya pada jenis sepatu wanita telah banyak untuk menjadi pilihan pemakainya. Banyaknya model jenis sepatu kadangkala membuat bingung bagi para pembelinya.

Kebanyakan wanita membeli sepatu karena menyukai modelnya saja, akibatnya kaki mungkin mengalami cedera akibat memaksakan model yang diinginkan. Kerugian lainnya adalah sepatu tidak mau dipakai lagi karena merasa tidak nyaman yang artinya uang terbuang sia-sia. Bila Anda berniat membeli sepatu sebaiknya pertimbangan beberapa hal berikut ini.


Model Sepatu Ada banyak ragam jenis sepatu yang ada di pasaran. Mulai dari model depan sampai bentuk hak (heel) sepatu. Maka, pilihlah model sepatu yang sesuai dengan kebutuhan. Anda dapat mempertimbangkan untuk apa sepatu dibeli apakah untuk di kantor, acara santai, pesta atau kebutuhan lainnya. Setiap model sepatu dapat menimbulkan kesan tersendiri dan mungkin tidak selalu cocok dengan busana yang akan dikenakan. Bila untuk jalan-jalan santai mungkin Anda dapat memilih jenis wedge. Sedangkan untuk ke pesta, sepatu jenis stiletto yang seksi. Info selengkapnya tentang jenis sepatu, dapat Anda baca pada artikel berikut: Mengenal Jenis Sepatu.

Perhatikan pula hak sepatu. Pilihlah sepatu dengan hak yang baik dan aman, yang tidak akan membuat Anda terjatuh. Sebaiknya tidak memilih sepatu dengan model hak tinggi (high heel) bila saat menggunakannya Anda harus berdiri atau berjalan dalam jangka waktu lama karena penggunaan dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan cedera kaki dan penyakit lainnya.

Jangan hanya memilih model sepatu yang sedang trend tetapi mungkin tidak sesuai dengan acara atau penggunaan sepatu. Yang terpenting adalah kenyamanan saat dipakai. Walaupun modelnya cantik tetapi bila tidak nyaman sebaiknya Anda memilih model lainnya yang sesuai dan terasa nyaman.


Bentuk Kaki
Bentuk kaki satu orang dengan orang lainnya tidak selalu sama. Ada bentuk kaki bulat, kotak, atau runcing. Memilih model sepatu yang sesuai dengan bentuk kaki sangat penting agar dapat merasa nyaman saat memakainya. Bila Anda memiliki model kaki kotak, sebaiknya tidak menggunakan sepatu dengan ujung meruncing karena akan menyebabkan sakit pada jari-jari kaki Anda.


Warna Sepatu
Menggunakan sepatu dengan warna yang sesuai dengan busana pasti akan menambah menarik penampilan Anda. Sebaliknya, warna yang kontras atau bertentangan dengan warna busana akan merusak penampilan. Pilihlah warna yang sesuai untuk sepatu Anda dengan warna busana yang akan digunakan pada acara tertentu.

Warna-warna aman seperti hitam, putih, abu-abu, coklat atau krem dapat menjadi pilihan dan menjadi warna yang harus dimiliki karena warna ini cocok untuk segala warna busana yang Anda miliki.


Waktu Membeli
Membeli sepatu sebaiknya dilakukan pada sore hari. Pada sore hari, kaki telah seharian melakukan banyak perkerjaan sehingga berada dalam ukuran paling besar sehingga tidak terasa sempit. Bila membeli sepatu pada pagi atau siang hari berarti Anda membeli pada waktu kaki tidak dalam ukuran maksimal. Jadi, walau pada saat itu Anda merasa pas dengan ukuran sepatu tetapi setelah dibeli dan digunakan pada sore hari, kaki dapat menjadi lecet karena kesempitan.


Mencoba Sepatu
Cara terbaik sebelum memutuskan membeli sepatu adalah dengan mencobanya. Dengan mencobanya, Anda dapat menentukan apakah ukuran sepatu telah sesuai dan apakah telah terasa nyaman. Ukuran sepatu dapat berbeda sesuai merk sepatu dan juga dapat berubah seiring bertambahnya usia, maka jangan hanya mengatakan untuk membeli satu ukuran sepatu yang biasa Anda pakai tanpa mencobanya karena salah-salah sepatu dapat terasa sempit atau longgar.

Menentukan ukuran sepatu juga dengan mempertimbangkan apakah Anda biasa menggunakan kaus kaki atau stocking. Bila Anda sering menggunakan kaos kaki atau stocking, maka pilihlah sepatu dengan ukuran yang sedikit lebih besar dibandingkan dengan memilih yang ukurannya terlalu pas.

Ketika mencobanya, pakailah sepatu secara sepasang, tidak hanya menggunakan sebelah sepatu. Hal ini karena salah satu kaki mungkin lebih besar, sehingga terasa nyaman di salah satu kaki belum tentu nyaman pula di sebelah kaki lainya. Manfaatkan cermin yang mungkin tersedia untuk melihat tubuh secara keseluruhan. Lihat juga bagaimana bila dilihat tampak samping. Dengan melihatnya, Anda dapat menentukan apakah sepatu sesuai dengan bentuk tubuh atau tidak.

Jangan hanya duduk atau berdiri tanpa bergerak ketika mencoba sepatu. Gunakan sepatu untuk berjalan di dalam toko. Lakukan gerakan duduk berdiri beberapa kali. Rasakan, apakah sepatu terasa nyaman saat digunakan berjalan atau tidak.


Pilih Sepatu yang Nyaman
Yang terpenting adalah memilih sepatu yang nyaman saat digunakan. Saat terasa nyaman, Anda dapat melangkah dengan lebih percaya diri tanpa harus tersiksa dengan kaki yang cedera.

Sumber

Minggu, 16 Oktober 2011

Tampil Kasual dengan Jeans


Bahan denim atau jeans sering dipakai sebagai bahan pembuat celana dan telah dikenal sejak abad ke-18. Celana jeans tidak pernah ketinggalan zaman dan sampai saat ini masih menjadi favorit banyak orang. Tidak hanya di kampus, celana jeans juga sering dipakai karyawan untuk bekerja saat diijinkan menggunakan pakaian kasual. Anda mungkin salah seorang pecinta jeans dan sering menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Agar tetap terlihat modis, pilihan model yang sesuai dengan bentuk tubuh sangat penting.

Asal Mula Jeans
Pada awal pembuatannya, di tahun 1873, Levi Strauss menjadikan celana dari bahan denim (atau orang sering menyebut jeans) ini sebagai celana untuk para buruh perkebunan. Karena bekerja di antara pepohonan dan semak-semak, celana yang dikenakan para buruh sering robek. Untuk itulah, Levi S membuat celana dari bahan yang lebih tebal agar celana tidak mudah robek.

Bahan itulah yang kini dikenal sebagai celana jeans yang diawali dengan merk Levis. Kemudian beberapa merk jeans masa awal mulai bermunculan seperti Lee dan Wrangler. Jeans sendiri mulai populer di kalangan muda pada tahun 1950-an. Saat ini terdapat berbagai merk dan bahan jeans. Selain itu, beragam warna bahan denim juga tersedia, dari warna klasik biru yang dikenal dengan istilah blue jeans, hingga warna lainnya seperti hitam, coklat bahkan putih.

Jeans sendiri berasal dari kota Genoa di Italia di mana kain katun dibuat. Genoa atau sering dieja menjadi "jene" dalam bahasa Inggris Pertengahan. Sedangkan penulisan dalam bahasa Indonesia yang benar yaitu jins.

Model Celana Jeans
Mengenakan celana jeans, membuat pemakainya terlihat kasual. Berbagai model celana jeans dapat Anda pilih untuk menemani penampilan Anda. Pilihan model yang tepat akan membuat penampilan Anda terlihat menarik. Model apa saja yang ada dan yang tepat untuk tubuh Anda?

1. Straight Cut Jeans
Merupakan celana jeans yang berpotongan lurus pada bagian kaki. Model celana ini sangat cocok untuk pemakai yang kurang tinggi karena model ini akan membuat kaki terlihat lebih panjang sehingga Anda akan terlihat lebih tinggi. Model celana ini juga dapat memberi kesan ramping bagi Anda yang memilki tubuh sedikit gemuk.

2. Skinny Jeans
Celana jeans model ini berpotongan ketat dan semakin mengecil sampai mata kaki. Merupakan salah satu model yang disukai kaum wanita. Untuk Anda yang bertubuh mungil dapat memilih model celana skinny sebagai pilihan karena dapat membuat tubuh terlihat lebih terisi. Tetapi, jika memiliki pinggul besar sebaiknya tidak memakai celana jeans model skinny karena membuat pinggul terlihat semakin besar.

3. Boot Cut Jeans
Potongan celana jeans model ini berpotongan sedikit melebar pada bagian bawah. Model yang cocok untuk semua bentuk tubuh dan akan membuat tubuh berlekuk pada bagian pinggang dan pinggul.
Tebal
4. Classic Cut Jeans
Biasa dikenal dengan celana model baggy. Model celana ini memiliki potongan tinggi pada bagian pinggang dan longgar pada bagian paha tetapi kecil pada bagian kaki. Karena member kesan besar, model celana ini cocok bagi Anda yang bertubuh mungil.

5. Flare Jeans
Celana bermodel flare mempunyai ciri lebar pada bagian bawah dan berpotongan longgar. Dapat menjadi pilihan untuk pemakai bertubuh kurus. Tetapi karena lebar pada bagian bawah, model ini menjadi kurang cocok untuk pemakai yang bertubuh kurang tinggi karena dapat menarik perhatian pada kaki dan membuat kaki terlihat pendek.


Jeans: Do & Don't
Ada beberapa hal yang patut Anda perhatikan saat memilih mengenakan jeans. Perhatikan tujuan dan situasi saat Anda mengenakan jeans.

1. DO: Gunakan jeans saat acara kasual atau acara santai. Atau jika Anda berada di lingkungan yang keras atau dingin, jeans cocok digunakan.

Beberapa perusahaan juga mengizinkan karyawan menggunakan pakaian kasual termasuk jeans. Maka jeans bisa dikenakan juga untuk bekerja jika pakaian jenis ini diizinkan.

2. DON'T: Jangan gunakan jeans pada acara formal. Hindari menggunakan jeans jika sedang bertemu orang yang kedudukannya lebih tinggi. Dan jangan gunakan jeans saat wawancara kerja.

Bahkan menurut sebuah survey, guru atau dosen yang memakai jeans dianggap memberikan suasana menyenangkan di kelas, namun pendapat-pendapatnya kurang direspek dan ia paling sering dianggap sebagai guru yang tidak tahu apa-apa. Kini, setelah mengetahui mengenai jeans dan model celana jeans, Anda siap untuk tampil modis dengan mengenakan jeans yang hingga sekarang selalu menjadi pilihan yang populer.

Sumber

Sabtu, 15 Oktober 2011

Mengenal Jenis Sepatu


Sepatu tidak hanya berfungsi sebagai alas kaki, tetapi juga telah menjadi bagian dari penampilan seseorang. Untuk sepatu wanita, model sepatu yang dijual ada berbagai macam. Informasi berikut dapat berguna untuk menambah pengetahuan tentang apa saja model alas kaki yang ada.

Beragam sepatu wanita yang ada yaitu Open Toe Shoes, Pump Shoes, Sling Back Shoes, Wedge Heel, Kitten Heel, Stiletto, Selop, Boots dan Sports. Anda ingin tahu apa saja perbedaan jenis sepatu ini?

Open Toe Shoes Seperti namanya, ujung sepatu ini terbuka sehingga jari kaki seperti ibu jari dan jari telunjuk terlihat. Bagian belakang pada umumnya tertutup, sehingga baik digunakan pada acara formal atau informal. Keuntungan menggunakan sepatu ini adalah kaki tidak berkeringat sehingga lebih nyaman.

Pump Shoes
Pump shoes mengartikan sepatu labu. Disebut demikian, karena ujung sepatu ini menyerupai buah labu, berbentuk setengah bundar. Sepatu jenis ini cocok bila dikombinasikan dengan rok mini.

Sling Back Shoes
Jenis ini dicirikan dengan adanya tali yang melilit di pergelangan kaki. Sering juga disebut sepatu sandal. Cocok digunakan dengan rok model A-line sehingga dapat memberi kesan feminim pada penampilan anda.

Wedge Heel
Sepatu ini dapat diperuntukkan bagi anda yang merasa tidak nyaman dengan sepatu berhak kecil. Wedge Heel memaksudkan jenis sepatu dengan hak yang mempunyai ukuran yang sama dari depan sampai belakang dan menyatu dengan sol sepatu. Hak sepatu ini tidak mudah patah dan cocok bagi anda yang memiliki berat badan lebih.

Kitten Heel
Maksud sepatu ini adalah sepatu dengan hak rendah. Lebih cocok bila digunakan dalam acara-acara kasual.

Stiletto
Dengan bagian depan yang runcing dan hak yang tinggi runcing, sepatu ini cocok bila anda menggunakan gaun dalam acara pesta karena dapat menimbulkan kesan feminim dan seksi.

Selop
Disebut juga dengan slipper. Selop dengan bagian belakang terbuka dan menyerupai sandal ini dapat digunakan bila anda ingin tampil santai tetapi ingin tetap berkesan sopan.

Boots
Sepatu yang tertutup keseluruhan. Boots ada yang hanya sampai pergelangan kaki, sampai setengah betis dan ada yang sampai selutut. Seperti koboi, sepatu ini sangat cocok bila digunakan dengan jeans.

Sports
Sering disebut dengan sepatu kets. Sepatu yang biasa digunakan saat berolahraga.

Sumber

Jumat, 14 Oktober 2011

Memilih Anting yang Pas


Anting, sebagai aksesoris pada telinga bila dipilih secara tepat dapat menambah keindahan penampilan. Berbagai bentuk unik dengan berbagai bahan dasar, juga dengan warna-warna yang cerah membuatnya semakin menarik untuk dikenakan. Agar penampilan Anda semakin cantik, selain dan disesuaikan dengan suasana sebaiknya anting yang digunakan disesuaikan dengan bentuk wajah. Yuk, cari model anting sebagai perhiasan yang cocok.

Wajah Berbentuk Bulat
Wajah berbentuk lingkaran dan tampak simetris. Agar wajah Anda tidak terlihat semakin bulat, hindari memakai anting berbentuk bulat terutama model loop earing atau giwang bulat yaitu anting kecil bulat yang langsung menempel pada daun telinga. Pilihlah anting berbentuk panjang seperti bentuk persegi panjang, persegi, segitiga atau bentuk oval memanjang ke bawah. Ini dapat membuat wajah Anda terlihat lebih langsing.

Wajah Berbentuk Persegi Bentuk wajah seperti ini terlihat keras atau kaku karena rahang yang terlihat jelas dan dahi yang selebar pipi sehingga membentuk kotak. Maka, hindari anting berbentuk persegi atau bentuk lain yang memiliki banyak sudut. Bentuk anting yang terlalu panjang juga dihindari agar wajah tidak terlihat terlalu panjang. Anting berbentuk bulat besar, lonjong, atau model tumpuk bisa membantu melunakkan sudut wajah Anda.

Wajah Berbentuk Hati
Wajah ini semakin kecil pada bagian bawah wajah dan meruncing pada dagu. Untuk bentuk wajah seperti ini, disarankan agar tidak menggunakan anting yang yang bentuknya mengecil pada bagian bawah seperti bentuk segitiga terbalik, bentuk hati, atau bentuk tetes air terbalik. Sebaiknya gunakan anting berbentuk bulat, persegi, oval, segitiga yang meruncing di atas, atau bentuk tetes air. Bentuk anting tersebut membuat bagian bawah wajah terisi dan membuat wajah Anda seimbang.

Wajah Berbentu Oval
Merupakan bentuk wajah yang ideal, wajah tidak terlalu bulat juga tidak terlalu kaku atau berbentuk kotak. Untuk wajah bentuk ini, Anda dapat menggunakan semua model bentuk anting, karena bentuk wajah yang ideal maka tidak akan terpengaruh oleh model anting yang dikenakan.

Kapan Menggunakan Anting?
Selain memperhatikan bentuk wajah, dalam memilih anting-anting yang akan dipakai sebaiknya disesuaikan dengan:
1. Suasana dan acara yang akan dikunjungi. Misalnya bila akan pergi ke kantor, hindari memakai anting yang terlalu berkilau. Anting ini sebaiknya digunakan bila akan pergi ke pesta.
2. Sesuaikan dengan pakaian dan warna pakaian secara keseluruhan sehingga penggunaan anting tetap terlihat serasi dan tidak merusak penampilan secara keseluruhan.
3. Hindari anting yang terlalu panjang.

Anting, walaupun bentuknya mungil tetapi bila digunakan dengan model yang tepat, akan membuat penampilan Anda tampak feminim. Jadi, pilih anting sebagai perhiasan yang tepat untuk menemani aktivitas Anda.

Sumber

Mengenakan Korsase untuk Busana Anda


Jika Anda seorang wanita karir, pasti ingin tampil cantik dan menawan ke kantor. Apalagi jika Anda sering berinteraksi dengan orang lain maupun klien, tentu penampilan pribadi menjadi faktor yang penting. Selain perawatan tubuh dan wajah, busana yang dikenakan juga penting untuk diperhatikan. Salah satu yang bisa membuat Anda tampil berbeda adalah mengenakan korsase atau corsage.

Apa itu korsase? Korsase merupakan aksesoris pakaian yang berupa atau berbentuk bunga. Korsase bisa dibuat dari rangkaian bunga segar. Biasanya korsase jenis ini digunakan saat pesta, yaitu dikenakan pada gaun pesta dan gaun pengantin. Namun, seiring perkembangan mode, korsase sudah sering dibuat dari bunga tiruan. Biasanya bunga sintetis itu terbuat dari bahan kain, plastik, maupun kertas.

Korsase memiliki beragam bentuk. Ada yang mungil seperti bros yang cukup disematkan pada gaun, blazer, atau kemeja. Ada juga yang berukuran besar untuk lebih menarik perhatian. Karena ukuran yang beragam, maka korsase saat ini tidak hanya disematkan pada pakaian, namun juga bisa digunakan sebagai aksesoris tambahan pada ikat pinggang, kalung, gelang, dan juga bandana.

Di mana saja korsase cocok di baju Anda? Anda bisa menyematkan korsase seperti bros di kerah baju atau kemeja Anda. Anda juga dapat menyematkan korsase pada bolero Anda. Korsase juga cocok dipakai di salah satu sisi blazer Anda. Jika Anda menggunakan model suspender, Anda juga dapat menyematkan korsase pada salah satu tali suspender tersebut agar busana tidak terlihat polos.

Namun saat memakai korsase, Anda perlu memperhatikan beberapa tips berikut ini agar penampilan Anda tetap menarik.
1. Untuk menambah semangat penampilan Anda, pilihlah korsase dengan warna yang kontras dengan warna busana Anda.
2. Gunakan korsase hanya pada salah satu sisi saja di busana Anda. Korsase paling cocok dikenakan di bagian dada baik sisi kiri atau sisi kanan. Korsase cocok khususnya jika Anda menggunakan busana yang cenderung polos.
3. Jangan gunakan korsase jika busana Anda tidak polos dan memiliki banyak motif atau detail. Jika Anda menggunakan korsase bunga pada busana bernuansa bunga, maka korsase tersebut akan tenggelam oleh busana Anda.
4. Jika Anda menggunakan korsase yang berukuran mungil, Anda bisa mencoba variasi beberapa korsase mungil pada busana Anda dengan menyematkan pada satu lokasi yang sama.
5. Jika Anda menggunakan korsase yang berukuran lebih besar, maka akan lebih cocok dipasang di bagian ikat pinggang.
6. Jika Anda bertubuh mungil, hindari menyematkan korsase di bagian atas busana Anda.
7. Jika Anda akan ke pesta, korsase dengan warna yang berkilau cocok dipadupadankan dengan busana atau gaun pesta Anda. Namun, jika Anda ingin menggunakan korsase pada busana kantor, sebaiknya gunakan korsase dengan warna yang netral.

Anda bisa mencoba berbagai variasi korsase dan menempatkan di lokasi yang cocok menurut Anda. Jadi cobalah tampil sedikit berbeda dengan menambahkan aksesoris mungil ini dalam paduan busana Anda saat ke kantor atau ke pesta. Tentu Anda akan tampil lebih menarik.

Sumber

Kamis, 13 Oktober 2011

Pilih Kebaya Sesuai Bentuk Tubuh Pilih Kebaya Sesuai Bentuk Tubuh


Sebagai salah satu pakaian tradisional Indonesia, kebaya telah dikenal luas dan sering dikenakan pada acara formal atau sebagai busana pesta. Berkat banyaknya peminat pakaian ini, model kebaya juga telah mengalami metamorfosis, sehingga saat ini ada banyak model kebaya yang dapat dipilih. Berbagai model kerah, lengan, panjang kebaya atau teknik pemotongan bisa menjadi pilihan. Mana model kebaya yang terbaik untuk Anda?

Dahulu, penggunaan kebaya hanyalah menjadi pakaian andalan untuk kaum ibu, tetapi saat ini ada berbagai model kebaya modern yang juga cocok untuk remaja dan kaum muda. Sebagai bawahan kebaya, juga tidak selalu harus kain tetapi dapat pula dipadupadankan dengan rok atau celana. Kini, kebaya bukanlah pakaian kuno seperti anggapan beberapa orang.

Model Kebaya
Bila Anda berniat untuk menggunakan kebaya, hendaknya Anda memilih model kebaya yang disesuaikan dengan bentuk tubuh Anda. Jangan hanya karena Anda menyukai model atau karena model sedang trend Anda membeli kebaya tertentu. Karena hal yang lebih penting adalah memilih kebaya yang disesuaikan dengan bentuk tubuh. Dengan pemilihan yang sesuai, kekurangan bentuk tubuh dapat ditutupi sehingga kebaya yang bernuansa etnik akan membuat anggun penampilan Anda.

Warna kebaya juga dapat disesuaikan dengan bentuk tubuh. Untuk Anda yang bertubuh kurus sebaiknya menggunakan warna cerah. Sedangkan bagi yang tubuhnya berisi, untuk membuat tubuh terlihat lebih kecil, Anda dapat memilih warna gelap atau warna-warna lembut untuk kebaya Anda.

Karena kebaya bernuansa etnik, maka Anda dapat menyesuaikan alas kaki yang sesuai. Kebaya cocok digunakan bersama sandal motif kebaya atau sepatu terbuka. Kini, Anda siap untuk datang ke acara dengan kebaya dan tampil cantik.

Sumber

Agar Terlihat Lebih Tinggi


Memiliki tubuh mungil mungkin dapat menilmbulkan kurang percaya diri. Melihat model iklan atau foto model yang tinggi dapat membuat kita merasa tidak dapat tampil cantik. Sebenarnya ini pendapat yang salah, karena dengan mengetahui trik berbusana yang tepat, Anda yang memiliki tubuh pendek dapat menyamarkan kelemahan postur tubuh Anda.

Tips Terlihat Tinggi
Bagi Anda yang memiliki tubuh mungil atau tinggi badan yang tidak terlalu tinggi namun ingin lebih percaya diri, Anda bisa membuat tubuh terlihat lebih tinggi. Untuk membuat tubuh terlihat tinggi, beberapa tips fashion berikut ini dapat Anda lakukan.

1. Jangan menggunakan rok atau celana yang terlalu panjang
Hal ini dapat membuat Anda terlihat tenggelam dalam pakaian Anda sehingga semakin membuat Anda terlihat lebih pendek. Untuk celana panjang, maksimal yang panjangnya tidak melewati hak alas kaki yang akan digunakan. Bila ingin menggunakan rok, pilih rok yang panjangnya selutut atau gunakan rok mini untuk membuat kaki Anda terlihat panjang.

2. Memilih atasan dan bawahan dengan warna senada
Dengan menggunakan atasan dan bawahan yang warnanya senada akan menyulitkan melihat batas antara bagian atas tubuh dan bagian bawah, hasilnya tubuh Anda akan terlihat lebih tinggi.

3. Menggunakan pakaian dengan motif vertikal
Pakaian dengan garis-garis vertikal telah lama diketahui untuk membuat tubuh terlihat tinggi dan ramping. Efek ini memang akan Anda dapatkan saat Anda menerapkannya pada atasan atau bawahan. Bila akan menggunakan atasan atau bawahan sebaiknya memilih yang bermotif kecil, misalnya bunga-bunga kecil, bulatan kecil, dan motif lainnya.

4. Gunakan pakaian dengan warna gelap
Menggunakan pakaian berwarna gelap akan membuat Anda terlihat lebih tinggi serta bonus tubuh terlihat langsing karena warna gelap menyerap cahaya.

5. Pilih Model Atasan yang Cocok
Untuk pakaian atasan, Anda dapat memilih atasan dengan leher berbetuk V yang akan membuat leher terlihat lebih jenjang dan tubuh bagian atas terlihat lebih tinggi. Anda juga dapat memasukkan atasan ke dalam celana atau rok agar bagian kaki terlihat lebih panjang. Bila hendak menggunakan jaket atau jas, sebaiknya dipilih yang beukuran pendek sehingga tubuh bagian atas terlihat lebih tinggi. Bisa pula menggunakan pakaian yang bahannya ringan dan halus agar tubuh tidak terlihat kaku.

6. Pilih Model Celana yang sesuai
Selain tidak boleh menggunakan celana yang terlalu panjang, ada beberapa model celana yang dapat membut kaki terlihat pendek, misalnya celana kapri, baggy, atau cut bray yang akan membuat orang terfokus pada kaki Anda sehingga kaki terlihat pendek. Yang baik digunakan adalah menggunakan celana model lurus.

7. Pilih Model Rok yang Sesuai
Agar kaki terlihat lebih tinggi, Anda dapat menggunakan rok dengan pinggang yang tinggi, ini berlaku juga untuk celana yang ingin digunakan.

8. Gunakan Aksesoris yang Cocok
Bila ingin menggunakan aksesoris pada leher, waspadai agar tidk menggunakan secara berlebihan atau terlalu banyak sehingga leher tertutup aksesoris. Bila ingin menggunakan ikat pinggang, sebaiknya menggunakan ikat pinggang yang tipis agar batas tubuh bagian atas dan bawah tidak terlihat batas yang jelas. Untuk memberi kesan tinggi, Anda dapat pula menggunakan aksesoris seperti sepatu, anting-anting, tas, atau aksesoris lain dengan warna senada.

9. Sepatu high heels
Sepatu dengan hak tinggi (high heels) merupakan salah satu cara ampuh untuk menambah tinggi badan. Tetapi, perhatikan juga situasi saat menggunakan sepatu hak agar kaki Anda tidak menjadi korban karena terlalu lama memakai sepatu ini tidak baik untuk kesehatan.

Anda juga dapat berkreasi dengan memadupadankan model pakaian sesuai gaya Anda sehingga Anda tetap dapat mengekspresikan diri dengan pakaian. Memang tubuh mungil bukan berarti tidak bisa tampil modis dan menarik. Dengan trik busana yang tepat, Anda bisa menutupinya dan terlihat lebih tinggi.

Sumber

Pakaian untuk Tubuh Kurus


Apakah Anda memiliki tubuh kurus? Banyak wanita yang ingin memiliki tubuh kurus. Bagi Anda yang memiliki tubuh kurus akan cenderung lebih mudah menemukan model pakaian yang sesuai ukuran. Tetapi, ini tidak berarti bahwa Anda bisa memilih pakaian semaunya, karena salah memilih model pakaian bisa membuat Anda terlihat sangat kurus sehingga penampilan kurang menarik.

Pakaian yang Disarankan
Beberapa pakaian yang dianjurkan untuk Anda yang bertubuh kurus. Beberapa jenis pakaian berikut dapat membuat tubuh Anda terlihat lebih berisi. Model yang dapat dipilih antara lain:
  • Pakaian yang memiliki kerutan atau ruffles Kerutan dan detail ruffles akan memberi efek tubuh lebih berisi.
  • Pakaian yang berbahan rajutan Bahan rajutan lebih tebal dibandingkan bahan lain, maka bahan rajutan sangat cocok untuk tubuh Anda yang kurus.
  • Mengenakan pakaian dengan model menumpuk Anda dapat merupakan beberapa pieces pakaian, misalnya gunakan kemeja dengan rompi, vest, atau sweater.
  • Menggunakan pakaian dengan siluet dada yang tegas Atasan atau terusan dengan siluet pada bagian dada akan menjadi pemanis yang akan membuat penampilan lebih menarik.
  • Gunakan pakaian dengan motif garis horizontal Seperti yang umum diketahui, garis horizontal akan memberi kesan melebarkan tubuh. Ini menjadi motif yang cocok untuk membuat tubuh terlihat lebih lebar.
  • Menggunakan pakaian dengan warna cerah Warna cerah seperti putih, kuning atau pink membuat tubuh terlihat lebih besar.
  • Rok dengan model rimple Rok dengan lipatan-lipatan seperti model rimple membuat tubuh bagian bawah terlihat lebih berisi.
Pakaian yang Tidak Disarankan
Jenis atau model pakaian yang dapat memberi kesan menguruskan sebaiknya dihindari agar tubuh Anda tidak terlihat semakin kurus. Pakaian yang tidak disarankan antara lain sebagai berikut:

1. Pakaian yang terlalu ketat
Karena terlalu ketat dan menempel pada tubuh, maka akan menegaskan bentuk tubuh Anda. Bila tubuh terllau kurus dan Anda ingin menyamarkannya, hindari pakaian yang terlalu ketat.

2. Model pakaian yang longgar
Walaupun sebaiknya tidak menggunakan pakaian yang terlalu ketat, tidak berarti Anda harus memilih pakaian yang longgar. Pakaian yang terlalu besar, akan membuat tubuh Anda semakin kecil dan kurus.

3. Pakaian dari bahan yang tipis dan lemas
Bahan pakaian yang tipis dan lemas tidak membantu menambahkan volume tubuh dan akan membuat tubuh kurus semakin terlihat.

4. Pakaian dengan motif garis vertikal
Garis vertikal akan membuat Anda terlihat lebih kurus efek garis yang ditimbulkan.

5.Pakaian berwarna gelap
Warna gelap memberi kesan menguruskan, maka jika tidak ingin membuat tubuh terlihat lebih kurus sebaiknya tidak mengenakan pakaian dengan warna-warna gelap.

Aksesoris
Selain dengan pakaian, Anda dapat mempecantik penampilan dengan menggunakan aksesoris seperti gelang, kalung atau bros yang meramaikan penampilan Anda. Penggunaan aksesoris harus disesuaikan dengan pakaian yang dikenakan. Jika pakaian Anda sudah banyak model sebaiknya tidak menggunakan aksesoris terlalu banyak. Model aksesories dan warna juga harus disesuaikan dengan keseluruhan penampilan Anda.

Sumber

Pilih-Pilih Pakaian Dalam


Pakaian dalam menjadi hal yang kita kenakan hampir setiap saat. Dengan berbagai model, corak atau warna yang beraneka ragam, membuat pembeli, khususunya para wanita bingung menentukan pilihan. Pakaian dalam yang dipilih mungkin hanya berdasarkan model lucu atau warna-warna yang menarik, padahal ada hal yang lebih penting yang harus diperhatikan saat Anda membeli pakaian dalam karena salah pilihan dapat menimbulkan masalah pada organ intim Anda.

Menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim tentu menjadi hal yang sangat penting. Berbagai masalah dapat timbul akibat memakai pakaian dalam yang tidak sesuai, mulai dari terjadinya iritasi yang ditandai dengan gatal-gatal atau ruam merah, infeksi pada organ intim, keputihan, atau dapat pula menghambat kehamilan.

Agar terhindar dari masalah-masalah tersebut, sebaiknya dalam memilih pakaian dalam tidak hanya berdasarkan warna dan corak yang kelihatan lucu, berwarna-warni atau memilih model pakaian dalam yang akan membuat tubuh terlihat seksi. Hal yang lebih penting dari penampilan adalah kenyamanan dan kesehatan organ intim Anda.

Walau tidak terlihat, tetapi ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih pakaian dalam, di antaranya adalah:

Bahan
Katun, silk, satin, lycra, atau polyester adalah beberapa bahan dasar yang dipakai untuk membuat pakaian dalam. Bahan mana yang cocok dipilih adalah bahan yang akan membuat Anda nyaman dan tidak membuat daerah intim menjadi lembap. Sebaiknya pilih pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang mampu menyerap keringat. Hal ini juga berlaku saat memilih bahan bra yang akan dikenakan.

Bahan yang terbaik untuk menyerap keringat adalah katun. Terutama bila Anda melakukan aktivitas fisik berat yang akan memicu Anda berkeringat, bahan katun akan membuat bagian organ intim dapat bernapas sehingga mencegah berkembangnya bakteri-bakteri yang dapat merusak. Untuk pantys dengan bahan yang tidak menyerap keringat sebaiknya digunakan pada saat-saat Anda tidak terlalu banyak mengeluarkan keringat.

Model
Beraneka ragam model membuat Anda harus cermat memilih model yang tepat untuk dikenakan. Memilih model yang tepat akan membuat daerah intim Anda terhindar dari iritasi, lecet, atau luka.

Untuk kegiatan sehari-hari sebaiknya pilih model celana dalam yang mampu menutupi seluruh bagian. Model french cut brief, high cut brief, hipsters atau bikini dapat menjadi pilihan. Model ini mampu menutupi bagian depan dan belakang dengan lebih sempurna, sehingga mampu melindungi daerah intim Anda.

Untuk bra, sebaiknya pilih bra dengan cup yang mampu menutupi, khususnya jika akan digunakan dalam waktu lama seperti saat bekerja atau aktivitas lain. Padding pada bra sebaiknya disesuaikan agar tidak terlalu tebal karena dapat menyebabkan kurangnya sirkulasi udara pada daerah tersebut. Bra yang baik harus mampu menunjang payudara dengan sempurna. Disamping cup juga diperlukan tali yang sesuai sehingga tidak mengubah bentuk payudara. Bra dengan kawat dianjurkan untuk dikenakan dalam kegiatan sehari-hari.

Celana dalam wanita dengan model lain seperti thong atau g-string yang pada bagian belakangnya sangat tipis sehingga hanya menyerupai tali sebaiknya tidak digunakan dalam jangka waktu lama. Gesekan-gesekan antara celana dalam yang tipis dengan organ intim Anda dapat menyebabkan lecet pada vagina yang menyakitkan. Sedangkan model boy short yang menyerupai celana dalam pria dapat menyebabkan iritasi atau gatal-gatal pada bagian paha karena modelnya yang tertutup.

Ukuran
Pakaian dalam akan nyaman dikenakan jika ukurannya pas dengan tubuh, tidak kebesaran dan juga tidak kekecilan. Pakaian dalam yang terlalu ketat dapat menyiksa pemakainya, selain itu daerah yang terlalu tertutup menyebabkan sirkulasi udara tidak dapat berjalan dengan baik. Sedangkan jika ukuran terlalu besar, tidak dapat menutupi dengan sempurna dan untuk bra yang kebesaran, payudara tidak dapat ditunjang dengan baik.

Memilih pakaian dalam yang tepat dapat membantu daerah intim Anda terlindung dan terjaga kesehatannya. Ditambah juga, kebersihan pakaian dalam yang harus dijaga, baik saat pencucian atau penyimpanannya. Menjaga kesehatan organ intim sangat penting. Ini dapat dimulai dengan memilih pakaian dalam yang tepat.

Sumber